Friday, October 29, 2021

Market Update & Product Launch BNP Paribas

Sylvie Irwanza Client Relationship Manager, PT. BNP Paribas Asset Management Situasi Global 

 Pandemi Covid ; Ada perkembangan sangat positif. Negara2 sudah mulai reopening secara gradual a.l ; Jepang ,Australia,USA Produksi untuk Export Vaksin Covid mulai jalan lagi a.l India Obat Covid sudah siap dan akan turunkan Covid hingga 50% Highlight ....Apa yang terjadi 

1.USA : kenaikan Imbal hasil obl USA .....i naik - Yield naik 

2.RRT - Evergrande default KW IV pertumbuhan ekonomi RRT melemah,tapi penyebabnya bukan       
   Evergrande 

3.Indonesia ada Pembagian tugas/ Border antara Pemerintah (Menkeu) - Bank Central (Bank Indonesia); dalam hadapi dampak pandemi 




 1.USA , tentang kenaikan imbal hasil obl/yield. 
 Pasar Modal AS hadapi issue kenaiksn Yield obl dan Issue Tappering/ Berakhirnya stimulus(issue bunga akan dinaikkan The Fed) Drama tahunan USA setiap tahun antara Pemerintah vs Senat terkait Permintaan Approval Pemerintah ke senat untuk pagu hutang baru setiap ada hutang yang jatuh tempo. Biasanya berhubungan dengan kenaikkan anggaran untuk pembiayaan infrastruktur disatu sisi.Dan target kenaikan penerimaan pajak disisi lain.Secara historis selalu di approve ,pada akhirnya Kapan kenaikan suku bunga the fed? Sudah di factorkan,bisa positif Kapan kenaikkannya? Selama belum pasti volatility market terjadi Bila terlalu cepat ,akan ada respon negatif dr market,karena diluar expectasi Bila sesuai expectasi,Respon Normal Fed lebih komunikatif,bisa diprediksi Penetrasi pasar berdasar data  Pasar Saham adalah Leading Indicator Program stimulus dikuatirkan akan membuat dana keluar dari pasar saham dan masuk obligasi.Nov/Des 21 diperkirakan tidak ada stimulus. Estimasi Kenaikkan bunga; Akhir tahun 2022 the fed naikkan 1 x Akhir tahun 2023 the fed naikkan 3 x Akhir tahun 24-25 The fed nailkan 4-5 x Positifnya; Kalau ekonomi USA bagus,Dengan i naik sampai 5 x akan ada reaksi panjang...inflasi sekarang transisi Kapan Covid jadi Endemi? USA = The King of Covid saat ini 75 % penduduk sudah di vaksin.Bila vaksinasi 2,75 juta dosis/day...6 bulan akan tercover.
2.RRT, dampak evergrande apakah bakal seperti lehman brothers?Apakah melemahnya perekonomian     RRT karena kasus evergrande default?
Sektor Property di RRT sudah menurun sejak 2018. 1 thn lalu RRT menerapkan Tight Money Policy untuk sektor property,karena RRT tidak property menjadi ajang bisnis para spekulan RRT mengadakan campaign......(tdk jelas) untuk ...... Lehman Brothers versi RRT?masih jauhhhhh Evergrande default sudah difactorkan oleh para analis china.Dampak ke perekonomian RRT akan terbatas dan sementara/ Dampak ke sistem financial RRT akan temporary.

3.Indonesia, Apa Pengaruh buat Indonesia? 
Tappering:Indonesia apakah akan terjadi seperti saat Tappering tahun 2013 (dimana usd sempat melemah) Saat sekarang fundamental ekonomi indonesia berbeda thn 2013....sekarang jauh lebih bagus 2021 Cadangan devisa indonesia 6 x ketahanan import;Volatility US$ bakal rendah . (Thn 2013 cadangan devisa indonesia 3 x ketahanan import) Terkait covid Covid di Indonesia termaintain dengan baik/terkendali Pernyataan Luhut Binsar Panjaitan,Indonesia Jan 22 covid jadi endemi KW IV Akan terjadi penguatan Rph/ Rupiah bakal lebih stabil karena adanya burden sharing antara pemerintah(menkeu) dan bank central(BI).Ini sangat mensupport untuk harga2 obligasi Indonesia...Supply
Reksadana BNP DJIM GlobalTechnology Titans 50 

1.Global Technology Exposure Growth terjadi pada sektor yg banyak innovasi.....sektor IT Leading sejak thn 2013
2.Sector Technology diberbagai negara(bukan pada satu negara) yg terpilih adalah yg Market Leader
3.Kenapa syariah? 
Di kelompok syariah perusahaan market leader yg hutangnya wajar dan sehat (tdk terlalu besar) sehingga billa ada kenaikkan suku bunga kesehatan keuangan tetap terjaga. 4.Transparan BNP Paribas mudah di tracking siapa saja perusahaan yg ada didalamnya.Negaranya mana saja,bisa dimana saja namun yg mempunyai kapitalisasi besar ,harus market leader dan sangat aktif di invest oleh investor. Contoh : Facebook bila pasar/kapitalisasi sahamnya turun ...out dari Titans 50 Persh IT a.l Home Appliance Semi konduktor
Q & A

1.Reksadana offshore(US$) apakah masih menarik?masih pilihan .

2.Beli hari ini untuk sekarang or besok? Tetap Real Time.Tapi memang antar negara ada beda waktu,bank custodian juga dibanyak negara.BNP Titans 50 portfolio perusahaan technology yang ada di beberapa negara(al.USA,RRT,India) 

  
3.Korelasi DJ Islamic Market dengan Regulasi Dewan Syariah Indonesia.Selalu berkorelasi .Dewan Syariah Indonesia juga mengikuti aturan OJK.
  
4.Release Data di Amerika apa pengaruhnya thdp pasar saham IT? Saham IT dapat pressure dari bulan Sept 21 Tapi karena kenaikan saham2 IT sudah secara exponensial sekali. GDP USA yang lebih buruk sudah difactorkan...the fed tidak buru2 naikkan bunga 

5.IHSG 6.600....Investasi saham masih oke? Investasi Saham bersifat Jangka Panjang. Tergantung Risk profile masing investor Patokan bukan ihsg sekarang,tapi Trendnya Positif or negatif? Inflasi Global terlalu cepat naik,potensinya stagflasi.Inflasi Indonesia relatif stabil Issue Global Energi perlu dicermati.In donesia termasuk Eksportir Energi terbesar.Krisis energie membuat harga2 yang terkait energi naik.Pendapatan dari sektor energi sudah mengalami peningkatan sejak bulan agustus 21. IHSG naik : - Tidak memutus Trend Positif - Ada volatilitas tapi sifatnya koreksi sehat. -Saran:Tetap masuk / Investasi di Indonesia.

6.Untuk BNP Titans 50 kenapa harus US$ -BNP mau sasar sektor Technology.Umumnya transaksi pakai US$ Kalau pakai non US$ disamping harus kelola resiko Asset ada resiko Currency...double risk -Jangka Panjang US$ selalu naik.US$ srlf heaven currency.US$ cenderung menguat.Kekurangannya?cenderung menekan Rph. Beda dengan Reksa BNP US yang sebelumnya,misal: Greater China portfolio khusus bbrp sektor di negara RRT(?) Titans 50 sektor khusus IT di negara berbeda2 /bbrp negara.Kriteria Perusahaan Top IT /Market Leader. Kenapa Syariah? Saat ini perusahaan2 yang masuk portfolio syariah dinilai mempunyai hutang yang tidak terlalu membebani keuangan saat ada kenaikkan bunga. 

7.Sektor IT masih bisa tumbuh?(2019-2021 sudah alami kenaikan bagus). Secondary Growth: Longterm Growth akan bagus meski ada fluktuasi Contoh: Alfabeth kw III Sales yoy naik 37 % Earning Per Share 20% Harga Saham mahal,tapi earning justified. APPLE KW IV Revenue naik 31% (Meski ada issue tappering bunga naik) 

8.Apa factor risk di sektor IT 1-2 tahun kedepan. Inflasi Risk menjadi momok saham sektor IT karena harga saham IT yang mahal.Inflasi dari Demand-Supply relatif biasa saja(?).Inflasi dari kenaikan biaya...ini yang akan beresiko (_kenapa ya?apakah akan mengurangi laba shg berdampak ke Earning per share ya_) Kenaikan Yield Obligasi akan berdampak terhadap minat pada saham IT

Wednesday, August 25, 2021

RECOVERY CONTINUES,WHAT NEXT?

 

Market Update  Bank Commonwealth 

Theme : Recovery Continues.What Next?

Tanggal 26 Agustus 2021 .

Jam : 16.00-17.00 (via  zoom)


 *Opening speech*:

• Ivan Kusuma
Head of Investment & Liabilities Business
Bank Commonwealth

*Speakers:*
• Eri Kusnadi
Head of Mutual Fund Distribution
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen

• Mohamad Irfan
Investment Research
Bank Commonwealth
_____________________________________________

Ivan Kusuma
.............telat joint opening speech sudah diujung.........kebagian ujungnya
 
.....Q 2....Ekonomi mulai  keluar dari Resesi 

Eri Kusnadi
Pasca Pandemi 2020 Ekonomi Global alami kontraksi.Recovery di Global tidak merata.Karena;
  •   Tindakan Pemerintah untuk tekan    pandemi    yang berbeda2 antara negara     ,bahkan    dalam satu negara(Indonesia:     PSBB   lokal/ dimasing daerah,  hingga     PPKM      jawa-bali/tdk slrh Indonesia)
  • Negara Maju (pemilik pabrik vaksin,R & D maju) cepat melakukan   Vaksinasi....tercapai herd imunity.
           PIALA Eropa bisa digelar dengan            Penonton
  •   Negara Berkembang ,berebut utk dapat     vaksin dan sambil  menunggu vaksinasi      merata dilakukan PSBB ,PPKM( sambil       berupaya capai herd immunity).       
           Olimpiade (di Jepang) digelar TANPA             Penonton.
  •  Varian Delta .Kasus baru meningkat     cepat,tingkat kematian rendah.Tidak     tambah ganas,tapi     kecepatan penularannya     signifikan
  •  Di Amerika Covid masuk ke Third      Wave.Karena meski Yg sdh divaksin I       & 2      60%,vaksin I 70% ....tapi       sebarannya tidak merata karena       warga yg belum vaksin       cenderung malas vaksin krn        beranggapan  herd imunity sudah           terbentuk.



Pemulihan Emerging Market 

tidak lepas dari kondisi perekonomian di RRT.
RRT bukan negara kapitalis,bukan penganut pasar bebas,bukan negara demokrasi.Negara akan mengendalikan korporasi dengan kuat.
Yang menjadi Resiko Laten bagi korporasi di RRT adalah Regulator Risk.Karena negara (RRT) harus lebih  super power terhadap korporasi(sebesar apapun)...ini yg akan mempengaruhi Emerging Market Index.

Sebagai contoh;
28/7/21 otoriras Bursa RRT memanggil korporasi....berdampak angin segar....Indeks naik
Tapi kemudian muncul pidato Presiden Xi JinPing  yang meminta reformasi korporasi yg meminta peningkatan peran korporasi terhadap kontribusinya untuk wealth dan charity (....mungkin apa semacam Corporate Social Responsibility/CSR di Indonesia?...) .....Regulator Risk....indeks /bursa langsung  terpengaruh sebaliknya.

Di RRT desa semakin berkurang(krn berubah jd kota)...kemakmuran meningkat,namun kesenjangan melebar.Corporasi harus meningkatkan kontribusi tax nya untuk society....dengan regulasi.

Terkait Jack Ma/ IPO Alibaba(...mungkin yg terkait the biggest IPO Ant Group okt 2020 yg "digagalkan" Pem RRT?...).Meski perusahaan IT saat ini berpengaruh di bursa tapi pemerintah RRT akan mengeluarkan regulasi yang akhirnya tidak menghendaki korporasi Alibabs terlalu over power/liberal.Dengan kata lain Negara yang tetap  harus Superpower.

M Irfan - Eri Kusnadi
M Irfan
  • Q4 2020,Q1-Q2 2021 Indonesia mulai keluar dari Resesi.Tetapi jalan PPKM dan masih berlanjut .Q3 apakah masih on track (M Irfan)
♤ Eri Kusnadi;
2021 pasti pulih tapi tidak seperti prediksi 5,
Yang realistis pertumbuhan ekonomi 3 - 4 %.
Di banding Q3 2020 yang kenaikan signifikan , Q3 2021 hampir pasti turun.
Varian Delta berbahaya,tapi Goverment sudah siap dengan perangkat kebijakannya untuk seimbangkan  Ekonomi dan Kesehatan.

☆ Next nya?(M Irfan)
♤  Eri Kusnadi;
Pemulihan Ekonomi Indonesia akan lebih baik dibanding 2020.Pertimbangannya;
_ Impact dari Amerika;
  • Akan disahkannya RUU Infrastruktur senilai US$ 1,1 T dengan probability lolos besar.Masalahnya,seberapa cepat.Seberapa besar dampak Infrastruktur? Infrastruktur berdampak tapi tidak langsung.Mana yang berdampak langsung antara USA belanjakan US$ 10 T untuk biayai perang di Timteng -Afgan ,dan, RRT belanjakan US$ 10 T untuk bangun infrastruktur antar negara /benua...???masih perlu analisa seksama
  • RUU Budget...(Rekonsiliation?tdk jelas) US$ 3,5 T....untuk apa?lihat grafic
            Partai Demokrat, Bussiness Oriented
            Partai Republik,Green Politic


_ Potensi Nikel
  • Indonesia tidak lagi mengijinkan eksport nikel sebagai bahan mentah
  • dengan dibangun dan sdh beroperasinya nya Pabrik Nikel...secara Fundamental ekonomi ,Bagus.Karena Indonesia menyimpan deposit nikel terbesar di dunia...Nikel Berpotensi menjadi Pahlawan Devisa Baru

☆M Irfan
    Tentang issue Tappering.Dengan thn 2013 perbedaan nya apa?

♤Eri Kusnadi
Tappering Th 2013 
_belum pernah terjadi Tappering 
_Tidak pernah dibahas sebelumnya,tiba2.
_Dampak krisis 2007-2008(subprime   mortgate?)
_Ilustrasi: Goverment Bond/SUN     dijual...masuk market ....dapat uang nya,tapi    tidak terserap sektor riil(krn pandemi)...uang     kembali ke bank...Kembali lagi ke Bank    Central...(karena likwiditas sudah cukup)   .kaitannya dgn tappering? Ora mudheng aku
_Kali ini semua sudah well  anticipated... Impact bakal minimal...tetap ada impact  tapi kecil.... BUKAN   No Impact





Q & A
1.Sejauh mana impact issue Tappering ke     emerging market?Q1 2020 Pandemi ...ada      Out flow Fund?

♤ Eri Kusnadi
_O/S Gov Bond  Rp. 970 T
_ SUN Domestik kuat
_Tapi kita tetap butuh Dana Asing.
_ Butuh US$ nya,bukan butuh Fund nya
_Kalau rate /bunga The Fed naik,Yield bond   akan terpengaruh .

2.☆M Irfan 
     Dampak Digital Ekonomi.IPO nya     Bukalapak akan eforia di market            domestik.Apakah Banyak Next Start Up yg         bakal mau IPO?

     ♤Eri Kusnadi
     _ Digitalisasi akan terus terjadi
     _ Ekosistem start up di negara Asean baru          mulai .Dan Indonesia termasuk          tertinggal.
     _ Start Up di Indonesia masih di periode Burning Money/ bakar uang/rugi dan periode ini   
          berlangsung 10 tahun
     _ Start Up bisnis dengan promosi yang           harus konsisten(bakar uang dulu)
     _ Harus cermat melihat start up yg potensial.Yg potensial adalah Digital Economy  e commerce 
        kuat dengan pendanaan minimal  Rp.  1  Trilliun. Mana yang di back up modal kuat yang akan 
        menjadi ekosistemnya kuat.
      _ Contoh : Bank Jago disuntik Gojek.Gojek merger Tokopedia/Go To
 

 

3.RRT belajar perkuat ekonomi dengan     perkuat pasar domestik.Bagaimana dengan     Indonesia?

♤Eri Kusnadi
_RRT Eksport sangat besar,tidak semua     negara mitra suka karena Neraca     Perdagangan 
  defisit (dg    USA ..trade war)
_RRT negara Sosialis warga tidak boleh kaya    raya.
_ Terdampak pandemi ,merubah orientasi    eksportnya ke pasar domestik sekaligus    untuk meningkatkan sisi Konsumsi     masyarakatnya(agar tidak tertinggal terlalu      jauh dari  sisi  
   Investasi dan Saving)
_Kalau Indonesia masih Import    Oriented,Eksport sekitar 20 %,sisanya    Investasi.Kita butuh US$ 
   untuk bayar    Import.Jadi keterkaitan dengan Asing bukan  di sektor Riil nya.Tapi disektor 
   Moneternya.. Sejak thn 2014 Nikel tak boleh lagi di     Eksport dalam bentuk bahan     mentah/baku.Tapi harus jadi battery.     Kontribusi eksport batterey nikel US$ 10 M.terbesar ke 2 
    setelah eksport non migas. Target thn 2025 utk eksport batterey nikel      US$  25 M....diharapkan 
    saat itu       ketergantungan pada US$ akan turun       signifikan.

4.Bursa Indonesia masih dibawah Perform?

♤Eri Kusnadi
_Arah Perbaikan Sudah Nampak
_Issue antara Sentimen dan Fundamental    terus kejar2an
  Contoh : 
  Saham IT (bank jago?)
                  Harga saham sudah naik ,meski  perusahaan(sebenarnya) belum untung.
  
   Q2 2020 saham2 jatuh gara2 covid.
                   Sentimen lebih kuat dari fundamental.
 
  Penentuan prediksi IHSG oleh Batavia   dengan mencermati seksama keseimbangan   antara issue Sentimen dan   Fundamental    terbaru/update...agar estimasi seakurat   mungkin dan se riil mungkin...meski bisa   
   dianggap kurang optimis dibanding yg lain.

5.Produk Investasi yg disarankan?
    
♤Eri Kusnadi
_Yield Obl saat ini di Bottom
_Batavia sarankan di Equity
_Invest USA lebih baik
_ Bond untuk Jk Pendek
_ Ses Risk Profile
_ Vaksinasi Rate di Indonesia saat ini masih    belum 1 jt/hr.Menurut data,akhir tahun akan    mencapai 
   1 juta/hari.Ini berdampak hunian    RS semakin turun ,PPKM semakin menuju   level rendah 
    /hilang...issue2 Sentimen akan    semakin menurun,issue Fundamental yg    membaik akan semakin 
    muncul dominan.
 
 
 
6.View sd Akhir tahun?
Emerging Market or Develope Market?

♤Eri Kusnadi
_ Jangka Pendek ; Develope Market
_ Jangka Panjang ; Emerging Market
_ untuk RRT : hati2 Regulation Risk("bahaya  laten")
  


Wednesday, June 16, 2021

KEEPING UP WITH THE MARKET:MID YEAR OUTLOOK


 
Ivan Kusuma ; Investment & Liabilities   Bussiness Head Bank of   Commonwealth

Billy Budiman;Head of Equity Sucor Asset  Management
____________________________________________

Billy Budiman
Perkiraan Pertumbuhan Ekonomi KW 2.
Dengan acuan Menkeu KW 2 estimasi 7,1%
Indicator Consumer Confidence sdh pulih.



Issue Tapering(Taper Tantrum?)
Thn 2013 ekonomi turun ,inflasi naik,The Fed beli Bond dan naikkan bunga acuan....akibatkan kepanikan pasar

Thn 2021,ekonomi cenderung baik/naik
Inflasi terkendali/sustainable.The Fed tidak beli bond.Kalo pun ada Tapering(?) The fed akan beritahu dulu kalo bakal naikan bunga acuan.   
Saat ini BI bunga acuan tetap
Yg membuat market kaget,panic,kalo bunga acuan naik mendadak.
Diperkirakan kenaikan bunga acuan baru akan terjadi KW 1 thn 22 or Th 2023




Saat ini harga2 saham relatif stabil/tetap meski bbrp komoditas harganya naik(CPO,Batubara,Minyak).Mengapa?
Karena kenaikkan harga tidak ada hubnya Demand/Supply Komoditas.Tapi krn adanya "kenaikan" supply Issue.

Free Float
Ada Saham Consumer Good yg produknya dipakai secara luas tapi kok harga sahamnya 
malah turun?
Ini karena Owner pegang Saham > dibanding yg dipegang public
(Terus...maksud free float apa? Aku kok nggak nangkep)

Saham Technology
Gojek dan Tokopedia merger menjadi GoTo
Mau IPO .....bgmn Prospeknya?
Dengan target raup dana dibursa Rp.17 T diperkirakan GoTo langsung akan mencapai ranking 2 di IHSG

Buka lapak juga akan IPO target Usd 5 M
Bakal dirangking 11 IHSG

IHSG yg sebelumnya didominasi Old Economy(perusahaan2 komoditas,infrastruktur,bank,consumer good) nanti bakal mulai masuk New Economy(perusahaan IT/Digital,Unicorn-Decacorn)
Saham2 Technology akan meng akselerasi IHSG(seperti halnya Dow Jones,Nasdaq).
 



Masuknya GoTo bisa dorong harga IHSG
Karena owner Old economy hari2 ini bisa cari cash untuk dapat uang yg akan digunakan beli saham New Economy saat IPO.
Dengan masuknya New Economy apakah saham Old Economy akan turun? BELUM TENTU.
Old Economy terdiri dari perusahaan2 mapan/setle (cash flow,laba,management dll)
Yang terjadi hanya Diversifikasi  .

Sentimen yang Relevan untuk Semester II
1. Issue The Fed Tapering .... tidak ada
2.Issue Covid.
   Yang di Vaksin terus bertambah,meski Covid     naik,tingkat kesembuhan akan naik,herd     imunity terbentuk,Bed of Occupancy Rate        turun,oke....ekonomy akan pulih
3.Progress Earning Recovery di     emiten...termasuk karena ada Structure     Change dari Saham Old Economy ke New     Economy(IPO Unicorn Go To)

Estimasi IHSG akhir 2021 Rp. 6.700,-
Di support oleh saham2 Blue Chip dgn kenaikkan 15% - 30%

Perputaran uang akan meningkat di saham2 New Economy


Ivan Kusuma
Semester I.Update kondisi Market Terkini
. Aktifitas Ekonomi sudah mulai meningkat
(Mall2,Jalan ,Mulai ramai)
. KW I pertumbuhan ekonomi - 0,74 %

Berdasarkan situasi terkini(Semester I),komposisi Portfolio berdasar Risk Profile dan Kinerja Kelas Asset.



Semester II(estimasi)
. Dengan indicator Circle Economic Change
Dari Old Economic ke New Economic
. Vaksinasi yang terus di gencarkan

Portfolio yang disarankan B.Comm
 



Komposisi/portfolio;
Equity boleh naik 15-20%
Pasar Uang diturunkan
Fixed Income ...neutral
(Profile Resiko = Willing + Capability)

Estimasi IHSG akhir 2021 Rp. 6.700 ( up 11%)

Produk yg bisa jadi pilihan
SUCOR INVEST EQUITY FUND
SUCOR MONEY MARKET FUND


Q & A
1.Prediksi SM 2 (billy)
  •  Market always Forward Looking
  • Market pernah panic akibat Tapering thn 2013
  • Thn 2021 Inflasi lbh slow,Tapering the fed akan slow dan bisa di prediksi,Rupiah akan lebih stabil karena Devisa RI saat ini sustain akibat turunnya Import minyak.Rph/USd diperkirakan paling tinggi Rp. 15 rb
  • Kalaupun Inflasi naik,karena harga komoditas naik,RRT bisa / akan keluarkan Reserve State (utk komoditi yg harga naik) agar Inflasi slowdown dan The Fed tidak naikan bunga acuan.

2.Mata Uang Krypto(billy)
       .  Hindari ikut2an.
       .   Memang ada bbrp koin yg bagus,tapi             jumlahnya 1% dari portfolio.Yg diluar              itu cenderung coin liar(yg bisa terbit              dan ditarik dr peredaran dalam waktu               singkat)

3.Sector Apa yang jadi perhatian di second    half(billy)
   . Sector technology / Digital (dalam artian yg       changing the landscape)
   .  Emiten Bluechips(Bank...ada        stimulus,Automotif-Property...insentif         PPN BM bebas )
   
4.Free Float untuk saham Technology(billy)
   akan     ada perhitungan  khusus.Karena di     sektor ini     tidak ada Pemegang Saham     Pengendali

5.Tentang Investasi Reksadana (Ivan Jaya)
    . Cocok untuk pemula
    . Cocok untuk investor sibuk
    . Transparan ... bisa via apl (smart wealth)
    . Compliance

6.Expectasi terhadap Herd Imunity     Realistis/Tidak?(ivan jaya)
    Prediksi th 2020 bhw covid teratasi     Ags/Sept 20 ternyata meleset 
    Tidak ada lagi yg bisa prediksi tepatnya.
    Yg penting Pemerintah terus melakukan      vaksinasi sebanyak2nya ...diharapkan      tingkat kesembuhan akan      meningkat(meski masih ada peningkatan       covid)...herd imunity terbentuk...BOR       turun...Ekonomi  bergerak/tumbuh.

7.Tentang ESG Fund (Enviromenral Social        Govermen    Fund)...billy+ivan
   Membangun etika investasi yang     bertanggung jawab terhadap social     ,lingkungan...Green Investment(tidak ada     lagi perusahaan dengan  pekerja dibawah      umur,tdk ada lagi merusak lingkungan)
     Dengan ESG Fund tidak ada Gugatan2 yg      berdampak ke nilai investasi.
   . Return akan lebih baik dan sustainable.
   .  Resiko Investasi rendah






5 Agustus 2021......Prediksi Nyaris Presisi






Monday, January 25, 2021

STRATEGY INVESTASI 2021


Kontan Webinar 
Theme: STRATEGY INVESTASI 2021

bersama 

Billy Budiman (Equity Fund Manager Sucor Asset Management), 

Jahen F. Rezki, Ph.D. (Ekonom LPEM FEB UI) 

& Ivan Kusuma, CFA (Investment & Liabilities Business Head, Bank Commonwealth) 

Tgl 26 Jan'21 pkl 16.00 WIB via Zoom


 Rekonstruksi ulang dr catatan yg sdh terlanjur disobek2+ dibuang,krn ternyata catatan awal di Cust Gathering 26 Jan 2021(1) hilang...yg muncul hanya grafik dan tampilan data)



Jahen F. Rezki, Ph.D. (Ekonom LPEM FEB UI)
Thn 2021
Estimasi pertumbuhan ekonomi  Ind 4,7 - 5%.
 
 
Indicator;
Intern:
. Import naik...ketersediaan barang dan    distribusi nya betul2 jadi perhatian     pemerintah.
. Pemerintah terus memaintain Convidence    Pasar Modal
 
 
 
 
 
 

Extern:
. kemenangan Joe Bidden jd Presiden USA   akan gelontorkan stimulus hingga 30% GDP
. The Fed bunga masih rendah
. 2-3 thn kemungkinan the fed tetap dgn    kondisi bunga +/- skrg
. Konsekwensinya, USD akan melemah(mgkn   utk dorong eksport USA apa ya?)
. Kondisi Emerging Market akan bagus
 
 
 




Billy Budiman (Equity Fund Manager Sucorinvest Asset Management)
Indicator;
  • SWF :   . Dewan Pengawas sudah dipilih
                        . Minggu ini diumumkan
  • Omnibus Law terus dipersiapkan pemetintah    untuk   implementasi nya.

Katalisator;
  • Sektor Kontruksi
  • Testla akan bangun pabrik di Indonesia

Estimasi 2021
IHSG januari 21 sempat 6.500
Akhir 2021  berkisar 6.500 - 7.000
 




















 


Ivan Kusuma, CFA (Investment & Liabilities Business Head, Bank Commonwealth)
Jumlah Investor Indonesia data KSEI Des 20 
4 juta .... 
1,5 % dari total nasabah tabungan - deposito
7 % berusia 30-40 th...memanfaatkan digital banking.

Estimasi thn 2021 
Harga Batubara,CPO palm oil bakal naik

Yg dikuatirkan : COVID kembali naik,   PSBB/Lockdown,Ekonomi turun lagi

Equitas-Saham ,Bagus
Bond ,Neutral
 
 


 


Approaching the tipping points

           Bunga Stimulus 2020 (pandemic covid) jauh lebih besar dari stimulus krisis 2008 Uang beredar 2020     lebih besar daripada saat k...